Self Learner | Information Technology Enthusiast | Hamba Allah

My photo
Pribadi yang berdzikir itu : kalau bicara, bicaranya dakwah, diamnya berdzikir, nafasnya tasbih, matanya penuh ramat Allah, telinganya terjaga, pikirannya baik sangka, tidak suka sinis, pesimis dan tak suka memvonis. . dia tidak sibuk mencari kesalahan orang lain dan asik memperbaiki dirinya . . (Ust.Muhammad Arifin Ilham)

Saturday, August 20, 2016

Pengenalan dan Instalasi NSX Controller


https://lh5.googleusercontent.com/qIZYJ558q8MYSxoKtXScc-_SCNjmZIIya3uYrRc6zm_PrJRUjIXOoJLbFg1LW-M0tMbuVEcTgmBRKqGdfuu7kylEhCzFJcEghiFTws7e_8i4Vh20Lcan-iRKlm8C0M-DXRzLem6vRl-YmzYoyg
NSX controller sebenarnya adalah sebuah entitas VM yang dideploy oleh NSX Manager, dan ia menjadi salahsatu komponen utama dari management system yang berfungsi untuk melakukan "controlling" secara terpusat serta menyediakan control plane untuk menyebarkan informasi-informasi mengenai seluruh detail virtual network ke masing-masing ESXi host.
NSX Controller dalam kerjanya menyimpan 3 tabel infromasi utama, yaitu: MAC Address table, ARP table dan VTEP table. Dimana didalam masing-masing tabel tersebut tersusun seluruh informasi mengenai VM-VM dan host-host, kemudian data/informasi tersebut di replicate terdistribusi ke seluruh komponen host yang berada didalam NSX domain.
http://chansblog.com/wp-content/uploads/2015/02/1.3.-Controller-high-level.jpg
Seperti yang sudah disebutkan, bahwa Controller didalam environment NSX memiliki fungsi yang cukup penting, namun ia tidak wajib ada. NSX controller sangat penting dan wajib ada jika VXLAN transport menggunakan mode unicast dan hybrid, namun menjadi tidak berguna jika kita menggunakan mode multicast dikarenakan untuk mode multicast pertukaran informasi antar VTEP host bergantung pada konfigurasi multicast di physical Switch (IGMP, PIM)
Pada kali ini kita akan coba mendemonstrasikan instalasi NSX Controller, namun tahap instalasi NSX controller ini memiliki kebutuhan dan pra-syarat yang harus sudah dilakukan:
  • NSX Manager sudah terkoneksi dengan vCenter
  • Extension NSX “Networking and Security” sudah muncul pada homepage vCenter
  • Resource yang cukup untuk mendeploy NSX Controller (see: Sizing VMware NSX Components)
Bila syarat-syarat tersebut sudah terpenuhi, barulah kita dapat melakukan instalasi NSX Controller. Pada kali ini berhubung environment yang digunakan adalah perangkat LAB dan resourcenya terbatas, sehingga kita hanya melakukan deployment 1 Controller saja, namun jika dibuat didalam production wajib hukumnya untuk membuat cluster NSX Controller sebanyak 3 node untuk redundancy demi mencegah terjadinya system failure.

  • Langkah-langkah Instalasi NSX Controller
Masuk kedalam vCenter, dan pastikan extension “Networking and Security” sudah muncul di halaman homepage, dan kita masuk kedalamnya.
Kita masuk ke menu “installation” dimana di menu ini semuanya berisi komponen-komponen dasar dari NSX yang perlu kita konfigurasi mulai dari NSX manager sampai add-on dan parameter-parameter yang dibutuhkan. Pilih tab “management” didalamnya terlihat bahwa NSX manager yang sebelumnya kita integrasikan sudah terpasang dengan info detail IP address, vCenter yang digunakan, dan versi dari NSX for vSphere yang kita pakai. (saya menggunakan versi 6.0.7)
Pada bagian bawah, NSX Controller nodes masing kosong karena NSX manager baru terpasang, maka kita click green sign + untuk mendeploy Controller baru. Lalu kita pilih detail resource yang akan kita gunakan untuk Controller
Kita pilih detail resource yang digunakan oleh Controller yang akan dideploy, mulai dari NSX Manager, DC, Cluster, hingga network yang digunakan. Sedangkan untuk IP Pool kita buat baru (pilih “create new Pool”) dengan alokasi IP address beserta detail subnet mask, gateway dan DNS nya disesuaikan dengan network (portgroup) yang di assign di controller ini.
Jika nantinya mau melakukan penambahan atau melakukan perubahan pada IP Pool lainnya, dapat dilakukan pada menu Installation > Management > Pilih NSX Manager > Pilih tab Manage > Grouping Objects > IP Pools.
Pastikan lagi semua detail resource dan IP Pool sudah benar, selanjutnya pilih OK untuk membuat vCenter mengirim perintah ke NSX Manager untuk melakukan deployment NSX Controller dengan detail yang sudah kita set.
Pada tahap deployment controller ini lumayan memakan waktu, ditandai dengan muter-muternya status Deploying, biasanya proses ini memakan waktu 10-15 menit. Namun ketika proses ini berlangsung sebaiknya anda melakukan hal lain yang bermanfaat, kalau belum shalat sebaiknya tunaikan dulu segera, setelah itu bisa lanjut menunggu sambil “nge-teh”
Proses deployment controller ini akan selesai ditandai dengan munculnya green sign dan status normal
Jika anda menggunakan NSX versi 6.2, anda bisa melakukan verifikasi status dari controller yang sudah di deploy dengan masuk kedalam single “Central CLI” yaitu console kedalam NSX Manager (via SSH atau console kedalam VM), namun jika anda menggunakan versi 6.0 seperti yang saya gunakan pada demo kali ini, kita juga bisa melakukannya dengan cara masuk pada masing-masing controller yang sudah di deploy via SSH dan jalankan command berikut:
Show control-cluster status
Jika pada statusnya menunjukan “Join Complete” dan “Connected to Cluster majority”, maka hal tersebut menunjukan bahwa controller telah berhasil terdeploy dengan baik dan begitu pula koneksinya ke NSX Manager.
Lakukan tahap yang sama untuk mendeploy cluster 3 node NSX controller, kemudian kita dapat melihat status dari ketiga controller tersebut controller mana yang saat itu berfungsi sebagai “Master” dengan menjalankan command
Show control-cluster role
Sehingga nanti jika node controller cluster tersebut down, maka node yang lainnya akan men-take over Master role nya.
Mungkin cukup sekian sedikit penjelasan dan demo yang dapat dishare kali ini, selanjutnya kita akan membahas mengenai fungsi dan instalasi component lainnya didalam VMware NSX.
Terima kasih.

Donny Achmadi.

0 comments:

Post a Comment